Apa Itu Konten Marketing?

Apa Itu Konten Marketing

Apa Itu Konten Marketing? – Menurut konten Marketing Institute, konten marketing adalah teknik pemasaran yang dilakukan dengan cara membuat dan mendistribusikan konten yang bermanfaat, relevan dan konsisten untuk menarik dan mendapatkan target audiens yang sesuai dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan dari pengunjung website.

Kata kunci yang perlu kamu perhatikan disini adalah “bermanfaat”, karena bisa membedakan marketing (pemasaran) dan periklanan (advertising). Sebuah konten dapat disebut konten marketing jika banyak orang yang mencari, membutuhkan dan mendapatkan manfaat darinya. Sebaliknya jika kebanyakan orang justru menghindarinya, berarti konten tersebut belum bisa disebut sebagai konten marketing.

Dari sisi konsumen, sebuah konten bisa jadi adalah iklan, konten marketing, atau bahkan keduanya tergantung dari sudut pkamung masing-masing konsumen. Sebuah konten akan memiliki fungsi marketing apabila dapat memberikan manfaat bagi konsumen, hal inilah yang membuatnya menjadi “content marketing”.

Baca Juga 13 Tools Manajemen Sosial Media

Tujuan utama dari konten marketing adalah memberikan sebanyak mungkin manfaat kepada target konsumen. Lalu dimanakah perbadaan antara konten marketing dan advertising? Beberapa contoh berikut ini akan memperjelas pkamungan kamu mengenai konten marketing.

5 Contoh konten Marketing

Ada banyak sekali jenis konten marketing yang bisa dijadikan contoh untuk dibahas. Dengan pengenalan mendalam mengenai konten marketing, kamu bisa mulai berpikir seperti seorang konten marketer sehingga bisa melihat banyak inspirasi disekitar kamu yang berpotensi untuk dijadikan ide konten marketing. kamu tidak akan bisa berhenti melihat begitu banyak gagasan baru untuk membuat konten.

Berikut 5 contoh yang bisa menjadi inspirasi kamu.

1. Infografik

Infographic (information graphics) atau infografik adalah representasi visual mengenai suatu informasi, data atau pengetahuan yang dibuat dengan tujuan agar bisa disampaikan dengan cepat dan jelas. Umumnya infografik memiliki bentuk memanjang vertikal serta berisi data statistik, grafik, diagram dan informasi lainnya.

Baca Juga :  Tips Bisnis Internet Marketing dirumah di Masa Pandemi Covid-19

Untuk membuat konten infografik, kamu bisa menyewa jasa desain grafis pada website penyedia freelance seperti Visua.ly. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan jasa digitial agency, namun dengan biaya yang cukup mahal. Hal itu disebabkan karena untuk sebuah gambar infografik kamu akan mendapatkan sepaket jasa perencanaan, strategi, riset, copywriting, dan desain. Tidak hanya sampai disana, infografik juga mencakup kegiatan promosi melalui sosial media atau blogger.

Salah satu cara alternatif adalah membuat board dengan akun Pinterest dan mulai mengumpulkan infografik yang berhubungan dengan target pasar bisnis kamu. Pada dasarnya cara ini merupakan sebuah konten marketing dan kamu tidak perlu mengeluarkan dana untuk melakukannya.

Baca Juga 4 Tools untuk Bantu Anda Buat Konten Menarik

2. Halaman Website

Apa yang membedakan sebuah halaman website biasa dengan halaman website yang mengandung konten marketing? Perbedaan utama adalah pada konten yang disajikan atau ditawarkan pada konsumen website.

kamu bisa mencoba melihat “The Beginner’s Guide to SEO” dari website Moz, sebuah penyedia perangkat SEO dan sumber informasi terlengkap di internet (website dengan konten marketing). Informasi yang mereka berikan gratis dan telah dibaca jutaan kali oleh target konsumen yang sesuai. Hal itu membuat mereka mendapatkan konsumen yang tak terhitung jumlahnya.

Sementara itu website dengan konten biasa yang ditawarkan misalnya adalah Teehan+Lax. Kebanyakan studi kasus selalu membosankan tapi tidak untuk perusahaan desain seperti Teehan+Lax. Disini, mereka hanya memiliki studi kasus yang berisi informasi menarik dan bermanfaat bagi yang membutuhkan informasi tersebut tanpa menyediakan jasa perangkat SEO.

Baca Juga 5 Cara Memulai Bisnis Online

3. Podcast

Podcast adalah file rekaman audio digital yang bisa diunduh atau didengarkan secara online. Michael Hyatt, penulis buku “Platform: Get Noticed in a Noisy World”, telah membuktikan apa yang dia bicarakan. Podcast miliknya yang berjudul “This is Your Life” telah diunduh sebanyak 250,000 kali setiap bulannya.

“Dengan menggunakan podcast, kamu dapat meningkatkan popularitas dalam dunia yang sangat berbeda, terutama iTunes,” tulis Hyatt.

Baca Juga :  Jasa Pembuatan Website Indragiri Hilir | Gratis SEO

Banyak orang yang sebelumnya tak mengenal Hyatt, sampai mereka menemukannya di iTunes. Hyatt membagikan informasi dan saran yang bermanfaat melalui podcast miliknya secara gratis.

4. Videos

Gary Vaynerchuk adalah seorang pakar konten marketing yang memanfaatkan video sebagai medianya.

Dia memulai karir dengan membuat video dan teknik online marketing untuk mempromosikan toko anggur milik keluarganya. Hasilnya, kini bisnis keluarga tersebut berkembang menjadi perusahaan dengan nilai US$ 45 juta.

Video dan podcast merupakan teknik pemasaran yang jarang digunakan karena kebanyakan orang menganggapnya sulit dan mahal. Biaya untuk menyewa ahli profesional untuk membuat sebuah video mungkin memang cukup mahal. Tapi kini dengan peralatan yang sudah serba canggih kamu bisa menghasilkan video dan audio berkualitas tinggi dengan cara yang cukup mudah.

Bahkan video amatir dalam konten marketing banyak digunakan untuk menjual produk seperti blender, peluncuran produk gigi, dan juga jasa konsultasi visa di Hong Kong.

5. Buku

Seperti halnya film, banyak orang beranggapan bahwa tujuan utama menulis sebuah buku adalah mendapatkan penjualan. Tapi, seorang pemasar yang hkamul tidak hanya menjual buku begitu saja, mereka menjual buku hanya sebagai alat pemasaran.

Michael Port menjual buku berjudul “Book Yourself Solid”, sebuah buku bagi entrepreneur, sales dan pemasar. Meskipun dia menikmati hasil penjualan buku, tapi buku tersebut sebenarnya adalah alat untuk mengarahkan konsumen agar menghadiri seminar dan pelatihannya.

Menulis buku merupakan salah satu cara self publishing.

Dengan self-publishing seperti ini maka siapa pun bisa dengan mudah untuk menerbitkan buku. Namun masih banyak orang yang beranggapan bahwa ini sulit, dan hanya seorang profesional bereputasilah yang dapat menerbitkan buku bisnis.

Coba untuk publikasikan buku kamu sendiri, dan meski orang tidak membacanya, kamu masih bisa menggunakannya sebagai bentuk konten marketing setiap kali kamu dikenalkan sebagai seorang “Penulis buku…”.

Baca Juga Cara Mengembalikan File Yang Terhapus Permanen

Kenapa konten Marketing Penting ?

konten marketing sangat penting dalam perjalanan bisnis kamu

Selain pentingnya pemahaman mengenai konten marketing itu sendiri, pemahaman akan fungsi konten marketing lebih penting. Pertama coba pahami empat langkah siklus pembelian :

Baca Juga :  Jasa Pembuatan Website Kuantan Singingi (Kuansing) | Gratis SEO

1. Awareness

Meskipun konsumen sadar mereka memiliki kebutuhan, tapi mereka tidak menyadari apakah kebutuhan mereka bisa menjadi solusi dari masalah yang mereka miliki saat ini.

2. Research

Disaat konsumen sadar mereka telah menemukan solusi, mereka akan melakukan riset untuk mencari tahu mengenai produk/jasa yang dibutuhkannya. Contohnya, pembeli mobil akan mencari tahu tipe mobil apa saja yang ada dan tipe mana yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

3. Consideration

Pada titik ini konsumen akan mulai membandingkan produk yang berbeda dari produsen berbeda untuk memastikan mereka mendapatkan produk terbaik dengan harga yang sebanding.

4. Buy

Pada tahap ini, konsumen akan mengambil keputusan dan melakukan tranksaksi pembelian.

Kesimpulannya adalah, periklanan tradisional dan pemasaran sangat efektif jika dilakukan pada tahap ketiga dan keempat (Consideration dan Buy).

konten marketing berada pada dua fase pertama proses pembelian dengan meningkatkan awareness sebagai solusi dan mengedukasi konsumen tentang produk yang mungkin belum pernah dipikirkan sebelumnya.

Return on investment dengan konten marketing akan sangat fenomenal jika dilakukan dengan benar, bahkan sebagian besar konten marketing tidak membutuhkan biaya periklanan. Dari 95% hasil kesuksesan konten marketing yang didapat adalah berasal dari artikel yang ditulis. Biaya yang dikeluarkan adalah waktu, tenaga dan kreativitas.

Baca Juga 3 Aplikasi Mobile Buatan Orang Indonesia yang Populer di Luar Negeri

konten marketing juga memberikan keuntungan tambahan bagi channel digital marketing lainnya. Contohnya, bagi channel sosial media marketing dapat meningkatkan jumlah interaksi fans/follower. Sementara bagi SEO bisa memberikan tautan dari website lain dengan membuat konten berkualitas di website kamu, serta memudahkan konsumen untuk menemukan bisnis kamu di halaman pencarian. Faktanya, banyak perusahaan yang memberikan fokus utama strategi SEO mereka pada konten marketing.

Untuk semakin memahami dan mendalami dunia konten marketing, kamu bisa saksikan video berikut ini :

sumber :

  • http://www.forbes.com/sites/joshsteimle/2014/09/19/what-is-konten-marketing/
  • http://neilpatel.com/2015/02/03/the-definitive-guide-to-b2c-konten-marketing/
5/5 - (25 votes)